cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Standar Kesuksesan
Oleh Cahaya Afiati
9 Jan 06 09:39 WIB

Di usia menapaki lebih dari seperempat abad, teman-teman saya sudah ada yang lulus S-2, menjalani karier yang prospektif dan mantap, serta berkeluarga dengan mapan. Sementara saya? Masih belum seperti mereka.

Sebagian dari anda mungkin memiliki perasaan seperti itu. Membandingkan diri dengan keadaan rekan-rekan seangkatan dan mencoba menganalisa diri ada di posisi mana. Tidak jarang, kita merasa posisi kita masih belum sejajar dengan mereka. Kita merasa, mereka sudah menjalani kehidupan dengan lebih mantap, lebih mapan, atau lebih sukses. Kalau sudah begitu, lantas diri sering merasa minder, kurang percaya diri, apalagi jika berhadapan dengan orang-orang yang kita anggap lebih itu.

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Seorang psikolog terkenal pernah menulis, jangan pernah membandingkan apa yang ada dalam diri orang lain dengan apa yang kita miliki. Karena biasanya, ini berakhir dengan perasaan buruk. Kalau kita merasa diri lebih baik, akan ada rasa sombong hinggap dalam diri. Sementara bila sebaliknya, kita lalu akan merasa gagal dan rendah diri.

Benar. Saya merasakan lebih sering berada di posisi yang kedua. Membandingkan dengan teman seangkatan (atau lebih muda) dan melihat mereka sudah memiliki pekerjaan tetap yang mantap, maka terkadang hadir perasaan inferior, minder karena saya belum sampai di taraf itu. Alih-alih membuat saya termotivasi untuk lebih baik, saya lebih sering merasa gagal dan itu menyurutkan langkah untuk mengembangkan kemampuan lebih lanjut.

Ada kalanya saat membandingkan keadaan diri dengan orang lain, saya menilai keadaan saya “lebih baik”. Akibatnya, saya merasa sudah cukup melakukan usaha. Bahkan mungkin berhenti memberikan upaya optimal karena merasa sudah ‘lebih baik’ dari orang lain.

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Lalu apa yang sebaiknya kita lakukan? Psikolog tadi mengatakan, ukur keberhasilan kita dengan upaya yang sudah dijalankan disertai kemampuan yang nyata ada pada kita. Maksudnya, ketimbang berpayah-payah membandingkan keadaan diri dengan orang lain, bandingkan saja keadaan diri kita saat ini dengan keadaan diri kita di masa lalu. Lihat dengan jujur ke dalam diri, apakah kita sudah berupaya sebaik-baiknya meraih kesuksesan versi kita sendiri? Apa sebenarnya arti kesuksesan bagi kita? Jika kita sudah menemukan jawabannya, maka posisikan diri kita saat ini berdasarkan standar kesuksesan yang kita miliki sendiri. Untuk itu, kita perlu menetapkan sebuah target yang bisa kita jadikan sebagai ukuran.

Ambil contoh seorang sprinter. Ia menetapkan target untuk bisa mencapai catatan waktu 12 detik. Jika suatu kali, saat perlombaan ia mampu menjadi juara pertama, tapi catatan waktunya lebih dari 12 detik, maka ia belum bisa memenuhi standar kesukesannya sendiri. Sebaliknya, jika ia menjadi juara 2 tapi mencatatkan waktu kurang dari 12 detik, maka ia sudah mampu memenuhi standar kesuksesannya.

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Setiap orang sepertinya memiliki target yang ingin dicapainya masing-masing. Karena itu, tentu saja standar kesuksesan setiap orang berbeda-beda. Adalah tidak adil bagi diri sendiri, jika kita membandingkan pencapaian kita dengan pencapaian orang lain yang memiliki standar berbeda. Jadi, tetapkan target yang ingin anda capai di masa depan. Berikan upaya optimal untuk mencapainya. Kemudian ukur dengan jujur keberhasilan kita sesuai upaya dan kemampuan yang kita miliki.

Jangan lupa, Rasulullah bersabda, barangsiapa yang hari ini lebih baik dibandingkan yang terdahulu, maka dia termasuk orang yang sukses. Barangsiapa yang hari ini sama seperti yang terdahulu, maka dia termasuk orang yang tertipu. Barangsiapa yang hari ini lebih buruk dibandingkan yang terdahulu, maka dia termasuk orang-orang yang merugi di hadapan Allah SWT. Mudah-mudahan, kita termasuk dalam golongan orang-orang yang memilii keadaan hari ini lebih baik daripada hari kemarin.

Wallahu’alam bishshowab.

-satu episode dalam today is a gift-

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Hikmah di Balik Sebuah Catatan
Oleh Sus Woyo
6 Jan 06 16:36 WIB

Buku lusuh berwarna hitam. Terselip di antara tumpukan-tumpukan baju dalam rak lemari. Buku yang pada halaman pertamanya bertuliskan tinta biru agak besar dan berbunyi: Catatan Harian.

Saya tergerak untuk mengambilnya kembali. Membuka lembaran demi lembaran catatan lama. Walaupun kata Dr. Aidh Al-Qarni, penulis buku La Tahzan, buat apa membuka lembaran lama, jika hanya kesedihan yang didapat.

“Saya tiba di Brunei, pertengahan Januari 2004. Sebuah negeri kecil yang dipimpin Sultan Hasanal Bolkiah, yang bergelar Mu’izzadin Waddaulah. Begitu tiba di bandar udara, sampai ke rumah majikan, saya disodori simbol-simbol ke-Islam-an yang begitu kental. Dari tulisan Arab di jalan-jalan, bertaburannya kata assalamu’laikum dari mulut-mulut orang yang saya temui, sampai jenis pakaian Islami yang mereka kenakan.”

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

“20 Januari, bekerja di sebuah perusahaan keluarga milik seorang haji, tapi tidak menampakkan sifat ke-haji-annya. Sebab banyak kata yang keluar dari mulutnya, sering menyakiti kami para pekerjanya. Kaligrafi ayat-yat al-Qur’an yang terpampang di dinding rumahnya, belum mampu menjadi cermin baik sang pemilik rumah tersebut.”

“24 Januari, menjalani sistim kerja yang tidak memakai aturan buruh pemerintah setempat. Kami bekerja lebih dari empat belas jam sehari, tapi kelebihan waktu tak pernah dihitung overtime.”

“6 Pebruari, bertemu dengan salah satu orang dari agen tenaga kerja yang memberangkatkan saya. Saya ingat betul kata-katanya yang begitu manis. Tetapi kesemuanya tidak pernah saya temukan kebenarannya.”

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

“13 Pebruari, menerima kabar dari salah seorang keluarga di tanah air. Yang memberi tahu bahwa, kalau saya sudah menerima gaji, cepat-cepat dikirimkan ke Indonesia. Sebab orang yang memberi piutang pada saya sudah berkali-kali menagih.”

“27 Pebruari, kerinduan kepada kampung halaman, adalah sesuatu yang selalu meliputi hari-hari saya. Apalagi situasi pekerjaan kami yang belum juga cocok dengan yang saya idam-idamkan.”

“3 Maret, sempat berkumpul dengan kawan-kawan dari Indonesia yang lain di beranda masjid. Kami bercerita tentang banyak hal. Dan saya menemukan sebuah keanehan bahwa ternyata, doa seorang TKI dengan saudara-saudara kami di tanah air, berlawanan. Seorang TKI berdo’a: Semoga kurs dollar terhadap rupiah makin tinggi. Sehingga bisa cepat-cepat mengirim banyak uang kepada keluarganya. Sebaliknya para pekerja di tanah air berdoa: Mudah-mudahan kurs dollar terhadap rupiah makin rendah, sehingga harga-harga tidak melambung terus.”

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

“12 Maret, berjumpa dengan sahabat perempuan dari Jawa Timur yang bekerja di sebuah restoran. Saya sempat berbicang dengan dia. Dan menanyakan mengapa pakaiannya setiap dua hari sekali selalu berganti mode. Dua hari pertama memakai jilbab dan pakaian Islami, layaknya muslimah taat. Dua hari kedua, memakai jilbab juga, tapi dipadu dengan T-shirt ketat dan celana jeans ketat pula. Dua hari ketiganya lain lagi. Masih pakai kerudung tapi pakaian dan celananya mirip laki-laki. Setelah saya tanya, dia menjawab: “Penampilan kami ini punya nilai jual, mas. Yah, sekedar untuk menarik pelanggan.”

Saya berhenti membaca sejenak. Mencoba mencari-cari catatan-catatan saya yang agak bisa memberikan saya tersenyum. Namun nyaris tidak saya ketemukan. Adanya kepahitan-kepahitan yang saya jalani. Tiba-tiba saya terlintas suasana saat Idul Fitri yang penuh berkah itu.

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

“16 November, saya mendapat kesempatan untuk bersilturrahmi dengan Sultan Hassanal Bolkiah di Istana Nurul Iman. Suatu kesempatan yang luar biasa. Baru pertama kali saya bisa berjabat tangan dengan pemimpin sebuah negara seumur hidup saya. Anehnya bukan presiden negara saya, tapi justru pemimpin negara lain. Saya dan kawan-kawan dari Indonesia lainnya dijamu dengan luar biasa. Kami dipersilkan untuk makan dan minum sesuka hati. Dan tinggal memilih mana makanan dan minuman serta buah-buahan yang paling kami sukai. Sebab banyak macamnya. Hari itu saya merasa ada di pinggir sorga.”

Setelah membaca itu saya menutup kembali buku harian saya. Saya kembalikan ke tempat semula. Saya tidak bergairah lagi untuk membacanya apalagi meneruskan kembali tulisan-tulisan saya. Saya merasa kehilangan semangat. Karena terlalu banyak catatan yang membuat saya getir dan pahit.

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Namun, suatu saat saya teringat kata-kata orang alim, bahwa setiap jejak langkah kita, setiap peristiwa yang menimpa kita, baik yang mengandung tawa maupun tangis, baik yang manis ataupun yang getir, bukanlah semata-mata keinginan kita. Akan tetapi di balik itu semua Sang Sutradara Dunia, Allah SWT, ikut berperanan di dalamnya.

Akhirnya saya mencoba untuk menuliskan kembali, tentu untuk saya baca sendiri. Dengan keyakinan ada pelajaran atau hikmah yang terselip di balik coretan-coretan itu. Dan saya makin mempercayainya. Bukankah jika Allah yang menentukan, berarti itu jalan terbaik bagi kita? Wallohua’lam.

<woyo72 at yahoo dot com>

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Belajar Menjadi “Bapak”
Oleh Sus Woyo
4 Jan 06 09:09 WIB

Saya sedang mengalami ‘episode’ kehidupan yang cukup menarik. Paling tidak menarik bagi diri saya sendiri. Dan saya percaya belum tentu menarik bagi orang lain. Sebuah kisah yang runtut, dengan alur cerita yang tidak meloncaat-loncat. Dan alhamdulillah diahiri juga dengan ‘ending’ yang tak kalah menariknya.

Saya ingin sekali menceritakannya kepada orang lain. Atau lebih tepatnya ingin berbagi cerita dengan siapa saja seperti saudara-saudara saya, handai taulan, sahabat, tetangga dan lain sebagainya. Tak ada maksud apapun, kecuali berangkat dari sebuah keyakinan, bahwa setiap jejak langkah manusia, baik yang mengandung tangis atau tawa, manis atau getir, selalu menyimpan hikmah. Walaupun hikmah itu hanya sebesar biji sawi.

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Awalnya, beberapa hari menjelang lebaran 1426 H, seorang sahabat di Jakarta, mengirim artikel pendek kepada saya. Artikel itu mengisahkan tentang salah satu cara Rasulullah berlebaran. Ditulis oleh Bayu Gawtama, sorang penulis yang tulisannya sering saya baca di sebuah situs Islam. Dalam artikel itu ada dialog yang sangat menyentuh antara seorang anak gadis dengan Rasulullah SAW.

“Apakah gerangan yang membuatmu menangis, anakku?” Tanya Nabi. Rasulullah mendekap anak gadis itu. Ternyata ia menangis karena tidak ada yang membelikan baju baru untuk berlebaran.
“Ayahku mati syahid dalam peperangan bersama Rasulullah.” katanya.
“Maukah kamu jika Rasulullah menjadi bapakmu, Aisyah menjadi ibumu, Fatimah sebagai bibimu, Ali menjadi pamanmu serta Hasan dan Husain menjadi saudaramu?” Ujar Rasulullah SAW.

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Anak gadis itu mendongak. Dan ia baru tahu bahwa yang mendekapnya ternyata adalah Rasulullah SAW, bapaknya anak yatim.

Setelah membaca dialog itu saya jadi berpikir. Seandainya yang menemukan anak gadis itu adalah saya, sanggupkah saya dengan serta-merta dan spontanitas bertindak seperti Rasulullah? Yang menawarkan diri untuk menjadi bapaknya? Berhari-hari saya berpikir tentang itu semua.

Masih ada kemiripan dengan cerita tadi, tapi dalam nuansa yang berbeda. Beberapa hari setelah lebaran, ketika saya mau berangkat tidur, tiba-tiba seorang kawan memanggil-manggil saya. Katanya, ada sinetron bagus produksi Indonesia yang ditayangkan TV Brunei. Saya bergegas untuk ikut menontonnya. Ternyata, cerita sinetron itu diambil dari novel ‘Pada-Mu Aku Bersimpuh’ karya Gola Gong. Penulis yang pernah melahirkan novel berseri ‘Ballada Si Roy’ yang populer di tahun 90-an.

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Dalam tayangan sinetron yang diproduksi tahun 2001 itu, ada juga sesuatu yang membuat saya sempat tidak bisa melupakannya. Yaitu tentang komentar H . Budiman, tokoh dalam cerita itu, terhadap anak pungutnya yang bernama Ana. Kata H. Budiman, “Ini adalah anugrah yang di kirim Allah kepada saya. Saya harus menjalankan amanah ini baik-baik.”

Saya terus mengikuti sinetron yang ditayangkan setiap malam Jum’at itu. Dan saya menangkap dengan gamblang, bahwa H. Budiman telah membuktikan kata-katanya. Ia telah bertanggung jawab betul-betul kepada anak pungutnya itu. Mendidik, mengarahkan dan juga memberi fasilitas ke jalan lurus berdasarkan syariat-Nya. Dan ia tak pernah membedakan antara anak pungut dengan anak yang dilahirkannya sendiri.

Masih dalam bulan Syawal, juga masih berkisah tentang seorang bapak, tepatnya pada tanggal 17, saya selalu ingat acara rutin tahunan yang selalu diselenggarakan oleh pesantren tempat dulu saya ‘numpang tidur’ beberapa lama. Acara tahunan itu berlabel ‘tasyakur lil ikhtitam’. Sebuah acara syukuran atas berhasilnya para santri menempuh pelajaran dalam waktu satu tahun. Biasanya kami berkumpul bersama. Baik yang masih menempuh pelajaran di pesanten itu, maupun yang sudah jadi alumni.

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Saya, biasanya menyempatkan diri untuk datang dalam acara tersebut, kecuali saat ini, sebab saya sedang merantau di luar negri. Bertemu kembali dengan guru, ustaz sekaligus kyai saya, Bapak Abil Abbas. Sosok agamawan yang maih muda. Yang tak pernah mau disebut guru, ustadz maupun kyai. Beliau hanya mau disebut Bapak. Tak lebih dari itu. Sehingga kami para santri, tak pernah satu kalipun memanggil beliau dengan sebutan Kyai. Ini memang tak lazim. Sebab di pesantren-pesantren tradisional lainnya, guru mereka pasti di panggil Kyai, atau bahkan Romo Kyai. sebuah sebutan yang sudah tidak asing lagi dalam komunitas Islam tradisional di pulau Jawa.

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Pada awalnya saya juga heran, kepada guru kami itu. Namun pada masa berikutnya saya menemukan jawaban. Bahwa, katanya, hubungan antara bapak dan anak itu, sepanjang masa, bahkan sampai akhirat. Sedang hubungan antara guru dan murid atau santri, pada suatu saat bisa saja terputus ketika kita sudah tidak belajar lagi di tempat yang bersangkutan. Dan ini tercermin pada sikap pak Abil Abbas kepada kami para santrinya. Beliau menganggap kami sebagai anak. Maka kamipun menganggap beliau sebagai bapak kami. Hubungan itupun ahirnya sangat mesra dan erat.

Dan suatu malam, setelah menyaksikan tayangan “Pada-Mu Aku Bersimpuh” di TV Brunei itu, saya menjadi ingat Sang Bapak, di pesantren Al-Hikmah, Baturraden, Purwokerto. Sebuah kenangan yang telah menjadi ‘prasasti’ di kalbu saya.

*** * * * ***

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Di ahir bulan Syawal, istri saya di kampung memberi kabar kepada saya. Bahwa ia baru saja menyaksikan seorang bayi laki-laki yang baru lahir dari sepasang keluarga muda. Istri saya sangat iba karena si ibu bayi itu nampak sangat kerepotan dalam mengurusnya, karena kakak bayi itu belum genap satu tahun dan suaminya bekerja sebagai buruh pabrik di Jakarta. Lagi pula bayi itu memang tidak dikehendaki lahir oleh orang tuanya, namun Allah bertindak lain. Kata ibu si bayi, program KB yang ia ikuti tidak berhasil, sehingga terjadi hamil lagi. Dan lahirlah bayi itu.

Ahirnya suatu hari istri saya memberi tawaran, “Bagaimana jika anak itu kita ambil dan kita jadikan anak kami untuk menemani Damar?” Katanya kepada saya lewat SMS-nya.

Saya tertegun sejenak membaca pesan singkat istri saya itu. Tapi berbekal referensi dari Rasulullah yang diceritakan dalam tulisan Bayu Gawtama, dan keseriusan Haji Budiman, yang dikisahkan dalam novel Gola Gong, serta pengalaman hidup dengan ‘bapak’ saya di pesantren Al-Hikmah, dengan mantap saya menyetujui usul istri saya.

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Maka mulai hari itu, saya bertekad untuk belajar menjadi seorang ‘bapak’. Bapak dalam arti sangat luas. Yang tidak hanya memberi pendidikan, arahan dan fasilitas bagi anak yang lahir secara ‘genetical’ dari rahim istri saya saja, tapi bagi anak siapa saja yang karena sesuatu hal tidak bisa dipelihara langsung oleh kedua orang tuanya, atau malah memang tidak dikehendaki lahir oleh ibu bapaknya.

Dan ternyata sekarang ini tidak sedikit anak-anak yang bernasib seperti itu di sekeliling kita. Yang amat sangat membutuhkan uluran tangan serius dari sosok seorang ‘bapak’. Apalagi jika kita mau meluangkan waktu untuk berlama-lama di stasiun, terminal atau tempat-tempat kumuh di kota kita masing-masing. Maka kita akan banyak bertemu dengan anak-anak yang bernasib kurang beruntung. Yang tentunya menunggu sentuhan mesra seorang ‘bapak’.****

# Terima kasih kepada Mbak Azimah Rahayu, Mas Bayu Gawtama, Mas Gola Gong dan Sang ‘Bapak’ di pesantren Al-Hikmah, Baturraden, Purwokerto.#

Brunei, Des 2005 <woyo72@yahoo.com>

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Cinta Putih
Oleh Bayu Gawtama
2 Jan 06 12:46 WIB

“Ini siapa yang makan kue tidak dihabiskan?” tanya saya kepada isteri malam itu. Di meja makan, terdapat sepotong kue yang tak habis termakan. “Itu potongan untuk Abang. Anak-anak dapat kue dari tetangga siang tadi, tapi mereka ingin membaginya untuk, Abi,” jelas isteri saya. “Ini Hufha, ini buat dede Iqna, ini Ummi, dan ini buat Abi,” begitu katanya setelah memotong empat bagian kue itu. Anak-anak sudah tidur, semoga dalam mimpinya mereka melihat saya menikmati kue yang sengaja disisakannya. Saya selalu ingat setiap kali anak-anak mendapatkan kue atau makanan enak lainnya, mereka tak lupa menelepon saya di kantor untuk sekadar memberitahu kalau saya tak perlu khawatir, karena mereka akan menyisihkannya untuk saya.

Pagi hari, pertanyaan pertama anak-anak adalah, “Kuenya dimakan nggak, bi?”

***

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Saya pernah diprotes isteri karena pulang terlambat. Padahal sebelumnya saya sudah berjanji untuk mengajak mereka jalan-jalan ke mall. Setiap akhir bulan, anak-anak sudah hafal betul jadwal belanja bulanan kami. Meski masih terlalu kecil, mudah bagi mereka menandakan waktunya belanja bulanan. Jika persediaan susu mereka sudah menipis, itulah waktunya belanja. Saya menjanjikan akhir pekan ini akan mengajak mereka berbelanja, itu yang membuat mereka rela menahan kantuk tidak tidur siang karena takut ditinggal. Walaupun waktu belanja kami biasanya sesudah maghrib, sejak jam 16.00 anak-anak itu sudah cantik dengan baju pilihan mereka sendiri. Tapi, hari itu saya membuatnya kecewa. Pukul 21.15 malam saya baru tiba di rumah dan mendapati kedua anak saya terlelap di sofa masih lengkap dengan baju bagus, sepatu dan jilbab yang tak lepas.

Pagi hari, mereka tak marah. “Hari ini kerja nggak? Pulangnya jangan malam-malam ya, kan sudah janji mau ke Mall,” Saya tak berani berjanji, tapi saya akan menepatinya. Sungguh.

***

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

“Mi, nanti kalau abi pulang bangunin ya,” pesan anak pertama saya yang ingin membanggakan lima bintang yang diterimanya hari ini untuk pelajaran melukis di sekolah. Cerita isteri saya, sejak pulang sekolah kertas hasil lukisannya itu selalu dibawa-bawa dan tak boleh disentuh siapapun. Tak satu pun yang boleh melihatnya sebelum saya melihatnya dan mengatakan, “Duuh pinternya cantik abi.” Setelah mandi sore, tercatat sebelas kali ia bertanya jam berapa saya pulang. Selepas Maghrib, entah untuk keberapa kali ia bertanya, “Abi kok belum pulang sih?” tentu saja dengan kertas lukisan masih di tangannya. Ia pun berjaga-jaga di sofa menunggu kepulangan saya, agar apa yang saya dapatkan begitu membuka pintu adalah wajah cerianya sambil menunjukkan lima bintang di kertas lukisannya.

Yang dinanti tak kunjung tiba. Kantuk pun tak kuasa ditahannya, lima bintang pun ikut terlelap dalam dekapannya. Hari masih terlalu dini, ia sudah bangun membawa kertas lukisannya ke kamar saya. Matanya masih terlihat mengantuk ketika ia menggugah saya, “Bi, sudah lihat gambar Hufha? Dapat bintang lima nih.”

***

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Pekerjaan saya saat ini banyak menyita waktu yang semestinya merupakan waktu untuk keluarga. Tak jarang mereka protes dengan kalimat, “Kerja melulu, kapan liburnya?” Ya, saya sering merasa bersalah setiap harus pergi untuk urusan pekerjaan di hari libur. Terlebih ketika harus membatalkan acara yang sudah direncanakan jauh hari. Cara mereka mengingatkan saya akan teramat banyak hutang kehadiran saya untuk mereka cukup unik, yakni dengan menyebut jumlah dongeng yang belum saya lakukan. Kalau saya pergi tiga hari, maka di malam saya menemani tidurnya, mereka akan minta saya merapel cerita jadi empat. Satu jatah malam ini, tiga cerita adalah untuk hari yang terlewati tanpa dongeng.

Kalau pun saya terlalu lelah untuk empat dongeng malam itu, mereka pun tak marah. Hanya saja, “Tapi besok jadi lima, ya.”

***

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Hari Minggu kemarin, saya baru pulang ke rumah pukul 20.30 malam. Siang harinya saya berjanji untuk pulang sore dan mengajak mereka beRp-putar dengan motor. Senja hampir tiba, mereka masih yakin saya akan segera pulang. Karenanya mereka menunggu saya sambil bersembunyi. Rupanya, mereka berniat mengejutkan saya dari balik pintu. Malam sudah tiba, anak-anak masih di balik pintu, kali ini mereka tak berdiri, tapi sudah duduk. Mungkin lelah menunggu. Waktu terus berjalan, sampai mereka pun terlelap di balik pintu, tak peduli kata-kata umminya bahwa saya akan terlambat pulang. “Nggak, Abi bilang sebentar kok perginya,” ujar si kecil.

***

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

Terlalu sering saya membuat anak-anak kecewa. Namun tak pernah saya mendapatkan wajah cemberut mereka meski saya tak tahu lagi dengan cara apa mengucap maaf. Tanpa meminta maaf pun, ternyata mereka sudah lebih dulu memaafkan. Mestinya saya belajar mencinta seperti mereka, dan cinta punya mereka adalah cinta yang putih. Seputih hatinya.

Bayu Gawtama <http://gawtama. blogspot. com>

=================================================
cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya
==================================================

About these ads

One Response

  1. cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa w

    http://www.google.com
    http://www.google.co.id
    http://www.yahoo.com
    http://www.yahoo.co.id
    http://www.bing.com

    cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa w

    http://www.google.com
    http://www.google.co.id
    http://www.yahoo.com
    http://www.yahoo.co.id
    http://www.bing.com

    cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa w

    http://www.google.com
    http://www.google.co.id
    http://www.yahoo.com
    http://www.yahoo.co.id
    http://www.bing.com

    cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa w

    http://www.google.com
    http://www.google.co.id
    http://www.yahoo.com
    http://www.yahoo.co.id
    http://www.bing.com

    cerita seks pemerkosaan paksa – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa wanita haram hukumnya – kisah-kisah seks pemerkosaan paksa w

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 26 other followers

%d bloggers like this: