50 Peribahasa terbaru (plesetan)

50 Peribahasa terbaru (plesetan)

   1. Di mana ada kemauan di situ ada halangan

2. Bagai air di daun telinga

3. Ada gula ada gula-gula

4. Ada udang di balik Istana

5. Habis air setelaga arang dibasuh ikut basah

6. Besar pasak daripada uang

7. Habis manis sepah dibuang di Singapura

8. Ikan sekambu rusak oleh ikan se-Senayan

9. Kura-kura dalam perahu, pura-pura tidak tahu di mana Nazaruddin

10. Kemarau setahun dihapuskan hujan korupsi

11. Guru kencing berdiri murid kencing berbaring

12. Kepala boleh panas, tetapi hati harus tetap membara

13. Bagai makan buah simalakama (susah nyarinya di mana)

14. Kalo di hutan tak ada singa, beruk rabun bisa menjadi Presiden

15. Gugur satu tumbuh pengangguran

16. Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain parpolnya

17. Menuhuk kawan seiring menggunting dalam jabatan

18. Menang jadi arang, kalah jadi jarahan

19. Patah tumbuh hilang dikorupsi

20. Rumput tetangga selalu lebih hitam

21. Malu bertanya sesat di jalan, banyak bertanya ngabisin pulsa

22. Siapa menabur angin akan menuai badut

23. Sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang nyesel milih dia

24. Bersatu kita teguh bercerai kita rujuk lagi

25. Sedia payung sebelum ditangkap

26. Kasih anak sepanjang galah, kasih ibu sepanjang jalanan

27. Tong kosong nyaring, bunyinya tak nyaring

28. Tak ada rotan akar pun jadi Presiden

29. Tak bisa menari dikatakan lantai yang korupsi

30. Cempedak berbuah angka-angka

31. Air susu di balas dengan air galon refill

32. Pucuk dicinta ulam tiba-tiba nolak

33. Keluar mulut harimau, masuk mulut SBY

34. Bagai kerbau dicucuk nganunya

35. Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang tenggelam

36. Takkan lari gunung dihajar

37. Ada asap ada korupsi

38. Kepala sama hitam, isi hati siapa tahu, tempe, kacang,…

39. Sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh cinta

40. Karena nila setitik rusak susu sebelahnya

41. Anjing menggongong kafilah menggonggong

42. Jauh panggang dari Pilpres

43. Di sini senang di sana senang, di mana-mana koruptor senang

44. Lempar batu sembunyi di Singapura

45. Bagai telur di ujung Polisi

46. Lebih baik satu burung di tangan dari pada sepuluh burung di celana

47. Bagai pungguk merindukan Bu Nunun

48. Nasi sudah menjadi Presiden

49. Tak ada gading yang jadi Presiden

50. Air cucuran atap jatuhnya ke Peli, Mbah!

 

Disalin dari wall nya mas Sunardian Wirodono

About these ads

2 Responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 26 other followers

%d bloggers like this: